Thứ Ba, 15 tháng 12, 2015

Manajemen MU Siap Rombak Tim di Januari

Bola.net - Manajemen Manchester United dikabarkan mulai merasa risau dengan suara-suara sumbang yang terdengar di ruang ganti tim.

Menurut laporan ESPN FC, hubungan antara Louis van Gaal dan para pemainnya kini sudah mulai renggang, diakibatkan oleh gaya bermain yang diusung tim.

Dan kini, beberapa figur senior di Old Trafford tengah mempertimbangkan apakah gaya lugas yang diusung oleh manajer Belanda memang tepat diterapkan di tim.

Para pemain dikabarkan sudah merasa frustrasi dengan taktik defensif Van Gaal, dan terutama fakta bahwa sang manajer enggan memberikan kebebasan pada para bintangnya di lini depan.

Hal tersebut diklaim akan memancing manajemen mengadakan pertemuan guna membahas perubahan apa yang perlu dilakukan jelang dibukanya bursa transfer Januari. Selain itu, juga ada kemungkinan klub akan membicarakan mengenai masa depan sang meneer di klub. (espn/rer)

Baca Juga:

Matic Anggap PSG Bakal Sulitkan Chelsea
Bintang WWE Triple H Kagumi Spirit Juang West Ham
Hiddink Jadi Pengganti Sementara Mourinho
MU dan PSG Saling Sikut Berebut Lewandowski
Mourinho Kecewa Lihat Etos Kerja Chelsea
Mourinho Lagi-lagi Kecam Pemain Chelsea

De Gea Percaya Rooney Kapten yang Bagus

Bola.net - David de Gea mengatakan bahwa Wayne Rooney merupakan sosok yang tepat untuk mempersatukan ruang ganti klub.

Kapten Manchester United sudah absen di tiga laga terakhir Setan Merah, usai ia mengalami cedera engkel di pertandingan melawan Leicester City.

Dan Rooney sempat mendapat kritik soal kemampuannya mencetak gol dari media-media Inggris, namun menurut De Gea, hal itu tak lantas membuat sang pemain layak diragukan dalam kemampuannya memimpin tim.

"Sebagai kapten kami, ia punya karakter yang bagus, ia selalu mencoba memberikan motivasi pada kami. Ketika ada banyak hal yang tidak berjalan dengan benar, ia selalu bicara pada kami dan memberikan semangat," jelas De Gea pada Daily Star.

"Ia memecahkan semua rekor yang ada dan ia adalah pemain hebat. Dan ia juga melakukan hal yang sama di atas lapangan, ia adalah kapten klub, yang terus berbicara dan memotivasi kami.

"Ada atmosfer yang hebat di klub." (dst/rer)

Baca Juga:

Campbell: Wenger Bisa Buat Arsenal Juara EPL Musim Ini
Manajemen MU Siap Rombak Tim di Januari
Young Marah dan Kecewa Dengan Keputusan Van Gaal
Jelang Norwich, Wayne Rooney Kembali Pulih
Toure: Mourinho Akan Bereskan Semua Masalah Chelsea
Rapat Darurat Soal Mourinho Tak Pernah Terjadi

Ladeni City, Arsenal Berharap Bisa Mainkan Sanchez

Bola.net - Alexis Sanchez bisa jadi akan dinyatakan fit bermain, ketika Arsenal menghadapi Manchester City pekan depan.

Menurut laporan Evening Standard, Arsene Wenger dan tim medis klub akan memberikan waktu semaksimal mungkin bagi pemain Chile untuk memulihkan kondisinya.

Sanchez sudah tak lagi bermain untuk klub sejak ia mengalami cedera hamstring di pertandingan melawan Norwich di bulan November.

Wenger menolak untuk sepenuhnya mencoret kans sang pemain turun di laga melawan City dan usai Sanchez kembali berlatih awal pekan ini, ekspektasi mengenai kehadirannya kian meningkat.

Laporan yang sama mengatakan bahwa Sanchez amat ingin kembali membela The Gunners di salah satu laga paling vital musim ini dan ia akan berusaha keras untuk kembali fit serta memberikan yang terbaik bagi klub. (dst/rer)

Baca Juga:

Campbell: Wenger Bisa Buat Arsenal Juara EPL Musim Ini
Manajemen MU Siap Rombak Tim di Januari
Young Marah dan Kecewa Dengan Keputusan Van Gaal
Jelang Norwich, Wayne Rooney Kembali Pulih
Toure: Mourinho Akan Bereskan Semua Masalah Chelsea
Rapat Darurat Soal Mourinho Tak Pernah Terjadi

Messi dan Ronaldo Sempat Menurun, Ini Analisa Figo

Bola.net - Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sempat mengalami penurunan performa tahun ini. Hal tersebut tak terlepas dari jadwal pertandingan padat yang mereka jalani tiap musim.

Hal tersebut merupakan pendapat dari mantan pemain Real Madrid dan Barcelona, Luis Figo. Ia melihat CR7 sempat dikritik karena kesulitan mencetak gol secara reguler bagi Los Blancos, sementara Messi masih belum kembali ke kondisi 100 persen, usai sempat mengalami cedera lutut.

"Semua kondisi ini wajar. Dengan jadwal pertandingan yang amat padat, wajar jika mereka tidak bisa terus mencetak gol di setiap pertandingan," jelas Figo pada AS.

"Bagi mereka yang sudah pernah terlibat dalam sepakbola pasti tahu bahwa ini adalah kondisi yang wajar. Kualitas individu dan profesionalisme tidak ada hubungannya dengan performa di atas lapangan. Wajar jika ada banyak komentar berlebihan, mengingat keduanya adalah pemain terbaik dunia saat ini.

"Namun yang terpenting, kita semua harus lebih banyak bersabar ketika ada hal yang tidak berjalan dengan baik," pungkasnya. (as/rer)

Baca Juga:

Tangani Madrid, Zidane Bagai Kena Durian Runtuh
Zidane Naik Pangkat, Hazard Mendekat
Ancelotti Akan Dikontrak Bayern Tiga Tahun
Ingatkan Benitez, Figo: Tak Ada Pelatih Yang Tenang di Madrid
Suarez Beber Rahasia Dirinya Bisa Akrab Dengan Messi
Poyet: Suarez Bisa Saingi Ronaldo dan Messi di Ballon d'Or

Jovetic: Premier League Lebih Mudah Daripada Serie A

Bola.net - Penyerang Inter Milan, Stevan Jovetic mengklaim bahwa Premier League lebih mudah daripada kompetisi Italia, Serie A.

Jovetic memang sempat merasakan ketatnya Premier League saat bergabung dari Fiorentina menuju Manchester City pada 2013 silam. Namun sejak itu, ia gagal menjadi pilihan pertama dan hanya tampil dalam 39 laga dan mencetak 11 gol untuk City.

Dan pada awal musim lalu, Jovetic akhirnya kembali ke Italia. Bukan bermain lagi untuk Fiorentina, tapi ia bergabung dengan Inter Milan dengan status pinjaman.

"Saya suka Premier League. Di sana lebih mudah untuk bermain daripada di Italia, di mana hanya ada sedikit ruang," tandasnya seperti dilansir Four Four Two.

Selain itu, Jovetic juga mengungkapkan bagaimana hubungannya dengan pelatih City, Manuel Pellegrini yang menurutnya tak ada masalah. Namun ia memilih pergi karena merasa layak untuk bermain lebih banyak.

"Saya punya hubungan normal dengan Pellegrini, kami tak pernah berdebat. Saya hanya merasa layak untuk bermain lebih banyak. Saya pikir itu alasan saya dan itulah mengapa saya di sini sekarang," tandasnya.(fft/dzi)

BACA JUGA:

Inter Milan 10 besar terbaik dunia
Cuci Gudang, Inter Milan Segera Lepas Lima Pemain
Inter Sudah Kuat, Mancini Tak Butuh Amunisi Anyar
Mengupas Rahasia Moncernya Inter Milan Belakangan Ini

'2015, Tahun Terbaik Rossi Selama Berkarir di Grand Prix'

otosia.com

Bola.net - Pimpinan Monster Yamaha Tech 3, Herve Poncharal mengaku takjub pada performa Valentino Rossi sepanjang tahun 2015, meski pebalap Movistar Yamaha MotoGP itu gagal merebut gelar dunia yang akhirnya jatuh ke tangan Jorge Lorenzo, demikian yang dilansir oleh Crash.net.

Poncharal yang juga Presiden Asosiasi Tim Balap Motor Internasional (IRTA), menyatakan rasa kagumnya pada Rossi yang konsisten memimpin klasemen sejak awal musim, berhasil melawan sengit pada pebalap yang lebih muda seperti Lorenzo, Marc Marquez, Dani Pedrosa dan Andrea Iannone.

Valentino Rossi (c) AFP

Valentino Rossi (c) AFP


"Jujur saja, saya rasa Vale melakukan suatu hal yang menakjubkan. Ia berusia 36 tahun. Untuk membuntuti Marc, Jorge, bahkan Dani dan Andrea, yang usianya 10-15 tahun lebih muda jelas menakjubkan. Saya hampir 60 tahun, saya tahu bagaimana saya ketika berusia 20 tahun dan bagaimana saya ketika berusia 30-35 tahun. Jadi saya tahu bedanya!" tutur Poncharal.

Meski begitu, pria asal Prancis yang menaungi Bradley Smith dan Pol Espargaro ini mengaku bertanya-tanya bagaimana The Doctor bisa mendapat motivasi yang begitu besar dalam usianya yang paling tua seantero paddock MotoGP.

"Saya tak tahu apa yang Vale lakukan di usianya. Saya tak tahu bagaimana cara Vale bisa bertarung sampai seri terakhir demi gelar. Saya tak tahu dari mana ia mendapat motivasi untuk bekerja keras, mengambil risiko dan tetap semangat. Menurut saya, tahun ini adalah musim terbaik Vale, bahkan meski ia gagal juara dunia," tutup Poncharal.

(kpl/kny)

Sumber Otosia

Zanetti: Messi Bisa Buat Keajaiban Kapanpun

Bola.net - Javier Zanetti belum lama ini memberikan pujian pada bintang Barcelona, Lionel Messi.

Legenda Inter Milan pernah merasakan bermain dengan Messi ketika mereka berdua masih memperkuat Timnas Argentina. Ia juga sempat menghadapi La Pulga sebagai lawan, kala Inter bertemu dengan tim Catalan di Liga Champions.

"Setelah mengalami cedera, ia mampu bermain dengan baik dan kondisinya kian bagus tiap hari. Tanpa diragukan lagi, ia sekarang adalah pemain terbaik dunia, ia mampu melakukan sesuatu yang luar biasa kapanpun ia mau," jelas Zanetti menurut laporan Mundo Deportivo.

Namun demikian, eks kapten Nerazzurri menolak untuk terjun dalam perdebatan mengenai siapa yang lebih baik antara Messi dan Diego Maradona.

"Saya tidak ingin membuat perbandingan. Kedua pemain itu berasal dari era yang berbeda. Namun ia hari ini merupakan yang terbaik, tidak hanya karena apa yang ia lakukan di lapangan hijau, namun juga karena karakter yang ia tunjukkan ketika tidak bermain." (md/rer)

Baca Juga:

Sacchi: Benitez dan Madrid Belum Selaras
Figo Optimis Madrid Masih Bisa Kejar Barca
Figo Sulit Bandingkan Trio BBC dan MSN
Messi dan Ronaldo Sempat Menurun, Ini Analisa Figo
Godin: Saya di Atletico Madrid Sampai Mati
Madrid Krisis? Saya Rela Tukar Posisi dengan Mereka

Bài đăng phổ biến